Kembalikan Ruang Aman Rayakan Kesetaraan Menangkan Kepercayaan
WISe (Workplace Inclusion & Safe Spaces) Index hadir sebagai apresiasi bagi perusahaan yang berani melangkah lebih jauh. Dapatkan pengakuan atas upaya Anda membangun lingkungan kerja yang responsif dan adil gender.
Mengapa Memilih WISe Index?
Pendekatan yang mendampingi, bukan menghakimi
WISe Index membantu perusahaan memahami dan memperkuat praktik kesetaraan gender secara bertahap melalui proses reflektif dan kolaboratif.
Kredibel secara global, relevan secara lokal
WISE mengacu pada CARE Gender Equality Framework, selaras dengan ILO, GRI, UNGPs, OECD, serta kerangka nasional KemenPPPA dan Kemenaker, sehingga kredibel dan aplikatif dalam konteks Indonesia.
Sukarela dan apresiatif
Bukan audit dan tanpa sanksi. WISe Index dirancang sebagai ruang belajar, alih-alih alat kepatuhan semata.
Berorientasi dampak nyata
Membantu perusahaan memetakan posisi saat ini, mengenali peluang perbaikan, dan mendorong transformasi gender yang bermakna bagi pekerja, termasuk pekerja perempuan dan organisasi.
Menegaskan Komitmen Nyata terhadap Bisnis yang Bertanggung Jawab
Komitmen yang diakui atas kepemimpinan dalam memajukan kesetaraan gender
Mengokohkan reputasi perusahaan dan kepercayaan para pemangku kepentingan
Asesmen komprehensif dan terstruktur untuk memetakan posisi dan meningkatkan praktik gender yang berdampak
Pendekatan bertahap dan kontekstual, selaras dengan kapasitas organisasi
Ruang strategis mewujudkan komitmen ESG dengan pendekatan yang adaptif terhadap kebutuhan perusahaan
Dorongan budaya kerja inklusif, berdampak pada retensi talenta dan kinerja jangka panjang
Metodologi
WISe Index dirancang dengan pendekatan pembelajaran strategis (learning-focused assessment) yang mengutamakan pertumbuhan berkelanjutan di setiap level organisasi.
Kami percaya bahwa transformasi gender yang berkelanjutan bermula dari kesadaran, bukan tekanan.
WISe hadir sebagai mitra strategis untuk memetakan progres perusahaan Anda secara objektif dan memberikan apresiasi atas setiap langkah nyata yang telah diambil.
1.
Asesmen Mandiri yang Efisien (Self-Assessment)
Pengisian data mandiri melalui platform digital WISe. Anda akan mengunggah secara mandiri dokumen-dokumen dan bukti-bukti esensial dari praktik baik perusahaan yang sudah berjalan, memberikan potret awal yang jujur tentang kekuatan perusahaan Anda.
2.
Verifikasi Profesional & Suportif
Tim ahli dari CARE Indonesia melakukan peninjauan mendalam dengan semangat pendampingan. Kami memastikan data Anda terverifikasi dengan tepat sesuai konteks industri di Indonesia.
3.
Validasi & Legitimasi Panel Ahli (Expert Review)
Hasil akhir divalidasi oleh Dewan Panel Independen yang terdiri dari pakar gender, praktisi ESG, dan akademisi. Ini memberikan bobot legitimasi yang kuat pada Badge dan Sertifikat yang akan Anda terima.
Level Badge
Badge WISe adalah simbol pengakuan resmi yang mengapresiasi praktik kesetaraan gender di perusahaan Anda. Badge ini merupakan bukti nyata bahwa komitmen perusahaan Anda telah melalui proses verifikasi ketat dan validasi oleh dewan panel ahli.
Jadikan badge ini representasi komitmen Anda, mengukuhkan reputasi global dan membangun kepercayaan para pemangku kepentingan utama
Gender Starter
Fondasi awal menuju lingkungan kerja inklusif.
Gender Responsive
Sistem kuat dalam melindungi dan memperluas peluang pekerja perempuan.
Gender Sensitive
Kebijakan responsif gender mulai diimplementasikan secara aktif.
Gender Transformative
Standar tertinggi; perusahaan menjadi pionir transformasi gender di industri.
Kerangka Penilaian
Kepemimpinan & Kebijakan Gender
- GRI, UNPGs
- Kepmenaker 88/2023, Inpres 9/2000
Kesetaraan Upah & Peluang Karier
- ILO C100, CEDAW
- Pasal 11, UU 13/2003 Pasal 5-6
Lingkungan Kerja Aman. Bebas KBG/KS
- ILO C190
- UU 12/2022, UU 13/2003 Pasal 76
Fasilitas Pendukung Perempuan
- ILO C183
- UU 13/2003 Pasal 82, Permenkes 15/2013
Sistem Pengaduan & GRDD
- UNPGs, OECD DD
- UU 2/2004, UU 12/2022, Kepmenaker 88/2023
Inisiatif Berbasis Gender di Rantai Pasok & Ekosistem
- SDG 5 & 8, GRI 203, CARE’s GEF
- Inpres 9/2000